Kamis, 18 Agustus 2016




    Berbicara tentang masalah kepegawaian berarti kita tidak akan terlepas dari pada pembicaraan tentang ketenagakerjaan. Berhubung karna pegawai itu juga tenaga kerja. Pengunaan istilah pegawai dan pekerja, kepegawaian dan ketenagakerjaan pada hakikatnya
secara yuridis tidak mempunyai perbedaan arti dalam kaitannya dengan kehadirannya didalam suatu perusahaan atau instansi pemerintah.

        Pada umumnya yang dimaksud dengan kepegawaian adalah segala hal mengenai kedudukan, kewajiban, hak dan pembinaan pegawai. Pegawai merupakan tenaga kerja manusia, jasmaniah maupun rohaniah (mental dan fikiran), yang senantiasa dibutuhkan dan karena itu menjadi salah satu modal pokok dalam badan usaha kerja sama untuk mencapai tujuan tertentu (organisasi).
Administrasi kepegawaian adalah seluruh aktivitas atau kegiatan yang berkaitan dengan masalah penggunaan pegawai (tenaga kerja) untuk mencapai tujuan.
 
Pengertian Administrasi Menurut Beberapa Ahli :

1)      Menurut Sondang P. Siagian ( 2002:2)
“ Administrasi adalah keseluruhan proses kerjasama antara dua orang atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu unutkmencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya”.

2)      Menurut Miftah Thoha (1978:8)
Administrasi  adalah  proses  kegiatan  penataan  usaha kerja  sama  sekelompok  orang
untuk mencapai tujuan tertentu.
Administrasi kepegawaian dapat dirumuskan sebagai berikut:
a. Sebagai “Ilmu” adalah Mempelajari segenap proses penggunaan tenaga manusia sejak penerimaan hingga pemberhentiannya.
b. Sebagai “Proses” adalah Proses penyelenggaraan politik kepegawaian  (kebijkasanaan politik  kepegawaian =  personel policy)  atau program kerja / tujuan  yang  berhubungan dengan tenaga kerja manusia yang di gunakan  dalam usaha  kerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.
c. Sebagai  “Fungsi” adalah  Mengatur dan mengurus penggunaan  tenaga kerja manusia dalam suatu usaha  kerja sama  sekelompok manusia untuk   mencapai  tujuan  tertentu, yang meliputi kegiatan:
- Merumuskan tujuan, sasaran pokok kebijaksanaan politik dan,
- Menyusun organisasi  untuk  menyelenggarakan  pelaksanaan  tujuan  sasaran  pokok /
  kebijaksanaan politik itu.


d. Sebagai “Seni” adalah Seni memilih pegawai baru serta menggunakan pegawai-pegawai lama dengan cara sedemikian rupa, sehingga dari segenap tenaga kerja manusia itu diperoleh hasil dan jasa yang maksimal baik mengenai jumlah maupun mutunya.

3)      Edwin B.Flippo
Dalam bukunya personel management, mengatakan: “personal management is the planning, organizing directing and controlling of the procurement, development, competation, integration, maintenance, and separation of human resources to the and that individual, organizational, and socieatal objectives are accomlished”.(1988:1.6). (manajemen personalia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian dari pengadaan, pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pemberhentian karyawan, dengan maksud terwujudnya tujuan perusahaan individu, karyawan dan masyarakat).

4)      Dale yoder
Personal management is the provision of leadershif and direction of people in their working or amployment relationshif. (1990:11). (manajemen personalia adalah penyediaan kepemimpinan dan pengarahan para karyawan dalam pekerjaan atau hubungan kerja mereka).

5)      Andrew f.Sikula
Personel administration is the implementation of human resources (man power) by and withim and enterprise.(1990:11). (administrasi kepegawaian adalah penempatan orang-orang kedalam suatu perusahaan).

       Pada umumnya yang dimaksud dengan kepegawaian adalah segala hal mengenai kedudukan, Kewajiban, hak dan pembinaan pegawai. Pegawai merupakan tenaga kerja manusia, jasmaniah maupun rohaniah (mental dan fikran), yang senantiasa di butuhkan dan karena itu menjadi salah satu modal pokok dalam badan usaha kerja sama untuk mencapai tujuan tertentu (organisasi).




SUMBER :
Di Copy dari